Kamis, 17 Desember 2020

Puisi: ASA

Ketika asaku mulai bergema

Berteriak, gelisah, mendesah di relung jiwa

Tersiksa tanpa makna

 

Ketika asaku bergelora,

Menyeruak hingga pelupuk mata

Membangkitkan jiwa yang tak bernada

 

Asaku melambung bersama cinta

Berjangkar pada iman

Berserah pada Sang Pencipta


Catatan:

Puisi ini mengisahkan tentang harapan dan iman, bahwa sebagai manusia kita hanya perlu percaya bahwa Tuhanlah yang punya kendali atas semua. Kita hanya perlu menjaga api iman itu sambil bertindak

0 komentar:

Posting Komentar