Sabtu, 17 Oktober 2020

WEBINAR NUSANTARA BERBAGI: Sharing Model SOLE Pada Pembelajaran Kimia

Dewasa ini berbagai platform pembelajaran menawarkan berbagai kemudahan dalam segi penggunaan dan efisiensinya. Semuanya disediakan untuk memudahkan pendidik dan peserta didik untuk dapat menikmati konten pembelajaran serta menikmatinya. Inovasi dalam pembelajaran selalu diutamakan demi pembelajaran yang menarik, up to date, memudahkan peserta didik dalam memahami konten dan konteks yang merujuk ke arah pembelajaran yang lebih baik, menuju Merdeka Belajar yang sesungguhnya. Sayapun baru menggunakan portal Rumah Belajar yaitu Sumber Belajar, Laboratorium Maya, dan Bank Soal pada masa Pandemi Covid 19 untuk menunjang pembelajaran di kelas saya yaitu Kimia. Semuanya bertujuan untuk menciptakan suatu pembelajaran yang lebih baik yang dapat membelajarkan peserta didik memanfaatkan teknologi dengan baik melalui gagdet atau smartphone yang mereka miliki. Hal ini mendorong kami para Sahabat Rumah Belajar dari Jawa Barat, Bangka Belitung, Lampung, Kalimantan Tengah, Papua Barat dan Riau untuk kolaborasi dan sharing tentang pengalaman pembelajaran yang terbaik menggunakan Portal Rumah Belajar. 

Kolaborasi ini terbentuk atas gagasan ibu Ai Hikmawati Sahabat Rumah Belajar Provinsi Jawa Barat yang dilemparkan beliau di Grup Telegram PembaTIK Level 4. Sayapun merespon, dan pada tanggal 11 Oktober 2020 ibu Ai mengirim pesan lewat telegram, dan sayapun mengiyakan untuk ikut berkolaborasi lintas Pulau dengan 3 zona waktu, sehingga grup WA Nusantara Berbagi pun terbentuk. Pada malam harinya di hari minggu tanggal 11 Oktober 2020 pukul 19.30 WIB dengan perbedaan zona waktu, kamipun melaksanakan rapat singkat yang link zoom meetingnya dan akhirnya kesepakatanpun terjadi, sehingga pada Rabu, 14 Oktober 2020, ditetapkan sebagai hari kami berbagi tentang pemanfaatkan Rumah Belajar untuk pembelajaran di masa Pandemi Covid 19 ini dengan Tema " Webinar Nusantara Berbagi".

Gambar 1. Flyer Kegiatan Kolaborasi
Suatu pekerjaan akan lebih mudah dilakukan secara bersama, dan terbukti dalam waktu yang sangat singkat itu kekompakan juga selalu terjaga. Saat acara Webinar Nusantara Berbagi saya menyampaikan Implementasi Pembelajaran SOLE Pada Materi Larutan Elektrolit dan Nonelektrolit menggunakan Rumah Belajar dan Blog. Penerapan model SOLE  Pada Materi Larutan Elektrolit dan Nonelektrolit menggunakan Rumah Belajar dan Blog dilaksanakan pada Tahun ajaran 2019/2020 Semester Genap/Semester 2. Pada saat itu sebelum masa Pandemi, semua telah direncanakan, bahwa anak-anak akan merancang percobaan sendiri dengan menggunakan bahan-bahan yang berada di dapur dan makanan serta minuman yang sering dikomsumsi peserta didik. Karena semuanya harus dirumahkan sejak bulan Maret 2020, sehingga sayapun memutar otak dengan cara apa tuntutan Kompetensi Dasar untuk keterampilan dapat tercapai. Akhirnya saya mempergunakan Laboratorium Maya dari Rumah Belajar untuk mensiasati hal tersebut. 

Sebelum merancang pembelajaran, saya kerap kali melakukan Analisis Kebutuhan terhadap pemanfaatan media menggunakan model analisis ADDIE (Analysis, Design, Development, Implement, Evaluation). Pada tahap Analysis dilakukan analisis karakteristik peserta didik, gaya belajar, faktor sosial dan budaya, analisis karakteristik materi ajar (melalui analisis KI dan KD). Melalui pembelajaran ini akan dikembangkan literasi sains dengan indikator yang diadopsi dari Gormally et al., (2012), yaitu: (1) membaca dan menginterpretasikan data, (2) menggunakan pencarian literatur, (3) menyuguhkan kesimpulan dan prediksi data. Dari hasil analisis tersebut disusunlah design pembelajaran dengan menggunakan blog, sumber belajar, laboratorium maya dan bank soal, dengan membuat Garis-garis Besar Isi Media (GBIM), Jabaran Materi (JM), dan Naskah media yang nantinya akan dituangkan ke dalam blog, video pembelajaran yang dirancang oleh guru dengan perpaduan Laboratorium Maya sebagai simulasi yang dilakukan peserta didik untuk mengasah kepekaan konsep dan konteksnya.

Untuk membantu peserta didik dalam merancang percobaan, guru membuat video pembelajaran praktikum Uji Daya Hantar Listrik secara faktual seperti video berikut.

Berdasarkan pengalaman peserta didik dari menyimak percobaan, peserta didik diminta untuk merancang percobaan dengan bahan yang ditentukan oleh guru kemudian melakukan percobaan menggunakan Laboratorium Maya. Alhasil pembelajaran yang dilakukan siswa menjadi lebih menarik dan dapat meningkatkan literasi sains peserta didik seperti yang ada dalam slide presentasi berikut.

 

Walaupun acaranya dilaksanakan malam, dan saat itu hujan tidak menyurutkan minat bapak/ibu peserta Webinar dari seluruh Indonesia untuk berbagi dan menyimak setiap materi yang dibagikan oleh Sahabat Rumah Belajar Nusantara.

Pengalaman yang luar biasa dapat berbagi bersama Sahabat Rumah Belajar Nusantara. Walaupun dengan perbedaan zona waktu tidak menyurutkan minat dan semangat dari Sahabat Rumah Belajar Nusantara untuk sharing tentang praktik baik dan inovasinya dalam pembelajaran. Saat itupun saya belajar banyak dari teman-teman, bagaimana implementasi dalam pembelajaran menggunakan Rumah Belajar. Ada ilmu baru yang juga saya dapatkan dari bu Ai dan pak Irfan, saya dapat belajar banyak dari teman-teman terkait dengan aplikasi yang dapat menunjang pembelajaran terintegrasi portal Rumah Belajar. Bagi saya dalam kegiatan ini saya tidak berpikir untuk melakukannya karena tugas PembaTIK Level 4, tapi karena hati saya tergerak untuk membagikan pengalaman yang saya lakukan di sekolah dengan berbagai keterbatasan dan tantangan yang dihadapi dalam pembelajaran di kelas Kimia. Sungguh memang tidak mudah, namun apabila kita lakukan dengan dedikasi yang tinggi dan hati yang tulus maka anak didik kita akan menyadari bahwa begitu berharganya arti belajar. 



Gambar 2. Beberapa Gambar Kegiatan

Intinya berbagilah bukan karena kita lebih baik, berbagilah karena memang hati kita tergerak untuk berbagi kebaikan. Mau itu membuat orang terinspirasi atau tidak, tapi semuanya terletak pada motivasi masing-masing pribadi. Pada sesi berbagi kali ini saya mendapatkan banyak sekali feedback, bahwa apa yang dilakukan dengan tulus, akan menggerakkan hati semua orang. Seberapa jauh? Seberapa dalam? Sayapun tak dapat mengukurnya. Hanya pribadi lepas pribadi yang lebih memahami hal tersebut. 

Berikut ini adalah daftar hadir kegiatan webinar

0 komentar:

Posting Komentar